Syarah Shahih Muslim : Kitaabut Thohaaroh
July 22nd, 2008Syarah Shahih Muslim : Kitaabut Thohaaroh (18 Rajab 1429/21 July 2008)
Ust. Murad Said (Univ. Madinah)
Kandungan kajian:
Bab: Istithobah (باب الاستطابة)
- Mazhab-mazhab mengenai hukum membuang air menghadap kiblat didalam/luar bangunan
- Kaidah: Jika memungkinkan untuk menjama’ seluruh hadits-hadits maka tidak boleh meninggalkan sebagiannya
Bab: Larangan istinja dengan menggunakan tangan kanan
(باب النهي عن ألاستنجاء بااليمين)
- Hikmah dibalik pelarangan penggunaan tangan kanan dalam istinja’
- Larangan menhembuskan nafas ke dalam bejana ketika minum
- Hukum menyentuh kemaluan dengan tangan kanan diluar keadaan buang air
- Hukum menyentuh kemaluan dengan berlapis kain
Bab: Disunnahkannya penggunaan tangan kanan dalam perkara2 pembersihan
(باب التيمن في الطهور و غيره )
- Hukum penggunaan tangan kanan dalam perkara2 pembersihan
- Seputar hukum orang yang kidal
- Tangan yang digunakan untuk bersiwak
Bab: Larangan buang air pada jalan-jalan dan tempat berteduh manusia
(باب النهي عن التخلي في الطرق و الظلال )
- Makna la’nat
- Perbuatan membuang hajat pada jalan-jalan dan tempat berteduh dapat mengundang la’nat manusia
- Tidak dibolehkannya membuang hajat dibawah pohon yang berbuah
Bab: Beristinja dengan menggunakan air
(باب ألاستنجاء با الماء من التبرز)
- Bolehnya menggunakan batu untuk beristinja’ meskipun ditemukan air
Tanya jawab: Hukum menjual emas dengan voucher
Syarah Shahih Muslim : Kitaabut Thohaaroh (18 Rajab 1429/21 July 2008) [97:45m]: Play Now | Play in Popup | DownloadPopularity: 68% [?]